|
DIKLAT PENINGKATAN MUTU LAYANAN |
|
|
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Senin, 14 Agustus 2006 |
lib.unair - Rabu, 9 Agustus 2006   Suasana segar mewarnai acara diklat penyegaran dibidang pelayanan yang digelar kemarin 8 Agustus 2006 di Ruang Sidang Perpustakaan Unair lantai 3 (tiga).
Acara yang diberi tema “Peningkatan Mutu Layanan Perpustakaan bagi Pegawai Perpustakaan UNAIR Dalam Rangka Menuju Perpustakaan Bertaraf Internasional” diikuti oleh 75 (tujuh puluh lima) peserta baik dari staf Perpustakaan Unair maupun staf ruang baca yang ada di fakultas.
Acara dimulai dengan pidato sambutan oleh Kepala Perpustakaan Universitas Airlangga Drs. Pudjiono, MSi. Beliau mengharapkan dalam rangka menuju perpustakaan bertaraf internasional para staf perpustakaan mampu menerapkan konsep SMART yaitu: S --> Siap (selalu siap melayani pengguna) M --> Menyenangkan (menyenangkan dan murah senyum kepada pengguna) A --> Antusias (antusias dalam melayani pengguna) R --> Respon (cepat merespon keinginan pengguna) T --> Tabah (tabah dalam melayani pengguna)
Sedangkan PR (Pembantu Rektor) II Drs. Edy Yuwono, MA yang membuka acara diklat (mewakili rektor yang berhalangan hadir) mengatakan dalam pidato sambutannya bahwa beliau sangat bangga dengan keadaan Perpustakaan Unair yang sekarang ini, sebagai jantungnya universitas Perpustakaan Unair mampu membenahi diri baik dari segi interiornya, koleksi, layanan maupun SDM-nya.
Seperti harapan yang beliau utarakan pada acara Diklat TI (Teknologi Informasi) selain dibidang TI dan layanan, perpustakaan juga perlu mengadakan pelatihan bahasa asing terutama Bahasa Inggris. Penguasaan Bahasa Inggris wajib hukumnya apabila Perpustakaan Unair akan menuju ketaraf internasional.
Acara yang berlangsung dari jam 08.30 WIB sampai jam 14.30 ini diisi dengan 3 pembicara diantaranya:
1. Drs. Bagong Suyanto, MS Beliau memberikan judul dalam makalahnya “Membangun Motivasi Kerja Untuk Meningkatkan Profesional Pelayanan : Tawaran Bagi Pustakawan dan Kepala Perpustakaan”.
Dengan gaya bicaranya yang santai dan segar membuat para peserta diklat antusias mendengarkan setiap paparan yang beliau sampaikan.
Mulanya beliau ragu dengan undangan pihak perpustakaan untuk mengisi acara diklat ini. Latar belakang beliau sebagai Dosen FISIP Jurusan Sosiologi dan mengajar mata kuliah kemiskinan ini sebenarnya merasa tidak berkaitan dengan bidang ilmu perpustakaan. Maka dalam paparannya beliau menekankan pada aspek motivasi kerja dari sudut pandang ilmu sosiologi serta motivasi dalam tulis-menulis.
Seperti diketahui nama Bagong Suyanto sangat terkenal terutama di media massa. Beliau banyak menulis di berbagai media massa ternama seperti Jawa Pos, Republika, Kompas dll. dan telah banyak menerbitkan buku. Dengan adanya beliau diharapkan para staf Perpustakaan Unair terpacu untuk ikut menulis.
Sebagai informasi Perpustakaan Unair sedang mengembangkan kemampuan menulis para stafnya terutama pustakawan, guna menambah nilai angka kredit serta sebagai media aktualisasi diri yang dapat dituangkan dalam media bulletin yang diterbitan oleh Perpustakaan Unair setiap 6(enam) bulan sekali.
2. Dra. Tri Susantari, MSi Latar belakang beliau yang sebagai ketua jurusan serta staf pengajar/ dosen S1 IIP (Ilmu Informasi & Perpustakaan) dan juga mengajar di D3 PSTP (Program Studi Teknisi Perpustakaan) ini menyebabkan beliau didaulat untuk turut serta dalam memberikan diklat dibidang pelayanan.
Beliau mengusung tema “Layanan Terbaik/ Excellent Service”. Harapan beliau para staf dalam memberikan layanan diibaratkan dengan akan datangnya Hari Raya Besar misalnya Lebaran/ Idul Fitri. Sehingga semua hal yang ada di perpustakaan tampil prima layaknya menyambut lebaran. Baik gedungnya, koleksinya, layanannya dan terutama SDM/ petugasnya mampu memberikan excellent service kepada penggunanya. "Setiap hari adalah Hari Raya" tutur beliau.
3. Sri Sanituti Hariadi, SH, MS. Beliau memberikan judul makalahnya “Etika Pelayanan Dalam Wujud Kepribadian Pustakawan”. Dosen FISIP Program Studi PSTP dan IIP ini pada tahun 2004 telah memberikan diklat yang serupa di Perpustakaan Unair.
Diklat tahun ini yang sifatnya hanya sebagai penyegaran/ refreshing dari diklat yang lampau disambut gembira oleh beliau ketika diminta sebagai salah satu pembicara oleh Perpustakaan Unair.
Selain memberikan paparannya dalam bentuk slide show beliau juga memberikan kuisoner kepada peserta untuk diisi dan dipraktekkan. Gelak tawa-pun mewarnai seluruh ruangan, sebab para staf yang maju untuk mempraktekkan cara melayani pengguna masih malu-malu serta nervous maju di depan podium. |
|